Wawasan Sertifikasi 4 Menit Baca 490 Kali Dibaca

SNI Produk dan LHU: Mengapa Keduanya Penting untuk Bukti Kesesuaian?

Tim GISCERT
Oleh Tim GISCERT
SNI Produk dan LHU: Mengapa Keduanya Penting untuk Bukti Kesesuaian?
Alat Baca

Sertifikasi produk membutuhkan bukti bahwa produk, proses, dan data teknis sesuai dengan persyaratan skema. Dalam banyak skema SNI, Laporan Hasil Uji atau LHU menjadi bukti penting untuk mendukung evaluasi. LHU tidak berdiri sendiri; identitas sampel, merek, tipe, pabrik, nomor SNI, dan ruang lingkup harus konsisten.

Apa itu SNI dan LSPro?

SNI adalah standar yang berlaku di Indonesia. Untuk produk tertentu, penerapan SNI dapat bersifat wajib atau sukarela. LSPro adalah lembaga sertifikasi produk yang melakukan evaluasi sesuai skema yang berlaku.

Proses sertifikasi dapat melibatkan review dokumen, audit pabrik, sampling, pengujian, evaluasi hasil, keputusan sertifikasi, dan surveillance.

Mengapa LHU penting?

LHU mencatat hasil pengujian terhadap parameter tertentu. Dokumen ini membantu menunjukkan apakah sampel memenuhi persyaratan teknis. Auditor atau evaluator perlu memastikan LHU terkait dengan produk dan sampel yang benar.

Nomor LHU, tanggal, laboratorium, metode, parameter, identitas sampel, dan hasil perlu dapat ditelusuri. File LHU juga harus disimpan aman dan ditampilkan hanya jika memang dipublikasikan.

Data yang harus konsisten

Nama perusahaan dan pabrik

Perusahaan pemegang sertifikat dapat berbeda dari nama pabrik. Kedua data tidak boleh tertukar.

Komoditi dan ruang lingkup

Komoditi menjelaskan kelompok produk, sedangkan ruang lingkup menjelaskan cakupan sertifikasi.

Merek, tipe, dan varian

Perubahan merek atau tipe dapat memengaruhi ruang lingkup. Data harus sama antara form, LHU, dan sertifikat.

Nomor SNI

Nomor SNI harus sesuai dengan standar yang menjadi acuan pengujian dan sertifikasi.

Nomor sertifikat dan item

Dalam sistem grup, satu perusahaan dapat mempunyai beberapa item sertifikat dan beberapa LHU.

Alur umum sertifikasi produk

Pemohon menyiapkan legalitas, data produk, pabrik, proses produksi, merek, tipe, dan dokumen mutu. Setelah review, dilakukan evaluasi sesuai skema, termasuk audit atau pengujian bila diperlukan. Hasil dievaluasi sebelum keputusan sertifikasi diterbitkan.

Setelah sertifikat terbit, pemegang sertifikat harus menjaga konsistensi produk dan memenuhi kewajiban surveillance.

Kesalahan umum

Nama produk tidak konsisten, LHU tidak sesuai sampel, nomor SNI salah, file tidak dapat dibuka, data pabrik tertukar, atau field kosong dipaksakan tampil adalah kesalahan yang sering menimbulkan kebingungan.

Sistem admin dan publik harus menggunakan satu sumber data agar informasi yang diverifikasi sama dengan yang disimpan.

Checklist persiapan

Siapkan legalitas, profil perusahaan, data pabrik, daftar produk, merek, tipe, proses produksi, standar acuan, dokumen pengendalian mutu, dan hasil uji yang relevan. Periksa kembali kesesuaian nama dan nomor sebelum diajukan.

Jika terdapat beberapa item atau LHU, gunakan struktur data yang jelas agar setiap LHU terhubung ke item yang benar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah setiap SNI membutuhkan LHU?

Kebutuhan pengujian mengikuti skema. Tidak semua skema identik, sehingga persyaratan perlu diperiksa.

Apakah satu sertifikat bisa memiliki banyak LHU?

Bisa, tergantung produk, tipe, parameter, dan skema. Sistem perlu mendukung lebih dari satu LHU.

Apa yang harus tampil di publik?

Hanya data yang terisi, relevan, dan ditetapkan publik. Field kosong tidak perlu ditampilkan.

Hubungi GIS

GIS menyediakan layanan sertifikasi produk/SNI dan verifikasi sertifikat. Tim GIS dapat membantu menjelaskan alur, dokumen awal, data produk, dan persyaratan LHU sesuai ruang lingkup layanan.

PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS) menyediakan layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi sertifikat. Gunakan halaman Kontak atau Jadwal Diskusi untuk menyampaikan kebutuhan perusahaan Anda.

Checklist Konsistensi Data

Bandingkan nama perusahaan, alamat, pabrik, merek, tipe, model, nomor SNI, komoditi, dan ruang lingkup pada semua dokumen. Pastikan nomor LHU, tanggal, laboratorium, sampel, dan file dapat ditelusuri. Gunakan satu sumber data agar perubahan admin langsung sinkron ke halaman publik.

Untuk grup sertifikat, setiap item harus mempunyai identitas yang jelas dan setiap LHU harus terhubung ke item yang benar. Hindari menyimpan semua informasi dalam satu field panjang yang sulit dipelihara.

Perubahan Produk dan Pengendaliannya

Perubahan bahan baku, desain, tipe, merek, lokasi produksi, proses, atau pemasok dapat memengaruhi kesesuaian. Pemegang sertifikat perlu menilai apakah perubahan harus dilaporkan dan apakah pengujian tambahan diperlukan.

Rekaman perubahan, persetujuan, pengujian, dan evaluasi perlu disimpan agar keputusan dapat ditelusuri.

Nilai bagi Pelanggan dan Pasar

Sertifikasi produk dan hasil uji yang jelas membantu meningkatkan kepercayaan. GIS menyediakan layanan SNI/LSPro, pengujian, dan verifikasi sertifikat sesuai ruang lingkup yang tersedia. Informasi awal dapat disampaikan melalui Kontak atau Jadwal Diskusi.

Bagikan Artikel Ini

Ajukan SertifikasiLangsung ke WhatsApp GIS